Lulu Adawiyah R

Jumat, 07 Agustus 2015

Pengertian Flowchart Dan Jenis – Jenisn

Flowchart adalah adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses (instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program.
Berikut ini adalah beberapa simbol yang digunakan dalam menggambar suatu flowchart :

Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
  • Flowchart Sistem (System Flowchart)
  • Flowchart Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
  • Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
  • Flowchart Program (Program Flowchart)
  • Flowchart Proses (Process Flowchart)
Flowchart Sistem
Flowchart Sistem merupakan bagan yang menunjukkan alur kerja atau apa yang sedang dikerjakan di dalam sistem secara keseluruhan dan menjelaskan urutan dari prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem. Dengan kata lain, flowchart ini merupakan dekripsi secara grafik dari urutan prosedur-prosedur yang terkombinasi yang membentuk suatu sistem.
Flowchart Sistem terdiri dari data yang mengalir melalui sistem dan proses yang mentransformasikan data itu. Data dan proses dalam flowchart sistem dapat digambarkan secara online (dihubungkan langsung dengan komputer) atau offline (tidak dihubungkan langsung dengan komputer, misalnya mesin tik, cash register atau kalkulator).
Flowchart Dokumen
Bagan alir dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (form flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya. Bagan alir dokumen ini menggunakan simbol-simbol yang sama dengan yang digunakan di dalam bagan alir sistem.
Flowchart Skematik
Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah, bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar ini memudahkan untuk dipahami, tetapi sulit dan lama menggambarnya.
Flowchart Program
Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir sistem.
Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program (program logic flowchart) dan bagan alir program komputer terinci (detailed computer program flowchart). Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alir logika program ini dipersiapkan oleh analis sistem.
Flowchart Proses
Flowchart Proses merupakan teknik penggambaran rekayasa industrial yang memecah dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam suatu prosedur atau sistem. Bagan alir proses menggunakan lima buah simbol tersendiri seperti terlihat pada tabel di bawah ini.

Flowchart Proses digunakan oleh perekayasa industrial dalam mempelajari dan mengembangkan proses-proses manufacturing. Dalam analisis sistem, flowchart ini digunakan secara efektif untuk menelusuri alur suatu laporan atau form.

Jenis flowchart dan perbedaanya

 Flowchart adalah sekumpulan gambar – gambar tertentu untuk menyatakan alur dari suatu program yang akan diterjemahkan ke salah satu bahasa pemrograman. Kegunaan flowchart sama seperti halnya algoritma yaitu untuk menuliskan alur program tetapi dalam bentuk gambar atau symbol.
Flowchart dibagi menjadi dua (2) bagian, yaitu :
1. Flowchart yang menggambarkan alur suatu sistem
2. Flowchart yang menggambarkan alur dari suatu program.

Perbedaan DFD dan Flowchart

 berikut Perbedaan antara DFD dan Flowchart
1. DFD menunjukkan alur data di suatu sistem sedangkan flowchart sistem menjelaskan alur kerja atau prosedur-prosedur yang ada di dalam sistem
2. DFD prosesnya dapat dilakukan serentak atau pararel sedangkan flowchart alur datanya harus urut
3. DFD tidak ada looping sedangkan flowchart ada looping
4. DFD tidak ada proses perhitungan sedangkan flowchart ada proses perhitungan

Minggu, 11 Januari 2015

Kembali ke... PaKAIAN..

Tips Berpakaian untuk Cewek Kurus

cewek dengan badan yang kurus bisa menghindari beberapa hal dan berhati-hati dalam memilih tipe pakaian seperti tips dibawah ini :

• Hindari pakian yang longgar, Pakaian longgar ini bisa kemeja atau loose blouse.
• Hindari pakaian yang terlalu ketat, Pakaian ini akan membuat lekuk tubuh yang kurus terlihat sangat jelas.
• Berkerah V neck. Baju model ini dapat memperlihatkan dada wanita yang kurus.
• Pakaian yang berwarna gelap, karena Warna-warna gelap memberikan efek langsing bagi yang memakainya.
• Hindari baju atau kaos atasan tanpa lengan.
• Memilih pakaian dengan warna-warna pastel, terang, atau cerah.
• Bermotif ramai.
• Beengenakan syal
• Pakaian dengan detail di dada.
• Memiliki lengan puff.
• Blazer
• Celana lurus.
• Rok Pleated.
• Aksesoris prkerah bulat
• Menunjang baik berupa gelang bangles dua-tiga buah, atau kalung bulat sedada

PRESTASI THN 2013...

1. Juara I     Lomba Karate Komite – 45  Putri Tingkat SMP Sekota Malang, Tahun 2013
2. Juara III   Lomba Karate  Komite – 45 Putri Tingkat SMP Sekota Malang, Tahun 2013
3. Juara III   Lomba Karate KATA perorangan Putri Tingkat SMP Sekota Malang, Tahun 2013
4. Juara III   Lomba Karate Komite – 35  Putri Tingkat SMP Sekota Malang, Tahun 2013
5. Juara II    Futsal Competition Charis Festival 2013, Tahun 2013
6. Juara III    Lomba Akustik  Tingkat SMP Sekota Malang, Tahun 2013
7. Juara III    Jelajah Sejarah Bersepeda Malang, Direktorat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Tahun 2013
8. Juara I Aeromodeling Tingkat Daerah Propinsi Jawa Timur Tahun 2013
Itulah prestasi yang  diraih anak bangsa Khususnya SMP Negeri 2 Malang dan SMP Terbuka Negeri 1 Malang

Maaf, masih kurang banyak...


Kamis, 08 Januari 2015

SMP Negeri 2 Malang


Seiring dengan penataan kembali SMP di kota Malang dan perkembangan jumlah lulusan SD, maka Pemerintah Kota Malang berusaha terus menambah SMP Negeri baru sejak tahun pelajaran 2005/2006 telah berdiri SMP Negeri sebanyak 24 buah.

Sekolah yang dulunya merupakan sebuah tangsi (markas) Belanda dan Jepang, setelah kemerdekaan tempat ini digunakan untuk sekolah SMP yang dikelola oleh sebuah yayasan PGI (Persatuan Guru Indonesia) sehingga diberi nama SMP PGI. Berdasarkan SK Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan No. 3957 B, tanggal 3 Juni 1950 dan untuk menyempurnakan penyelenggaraan pelajaran maka pengelolanya diambil alih oleh Kementerian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan yang selanjutnya diberi nama SMP Negeri II Malang, Pada saat pertama kali SMP ini diresmikan dipimpin oleh Pjs Mochammad Soekarto yang sekaligus merupakan Kepala Sekolah pertama.
Dilihat dari jumlah gedung pada saat SMP berdiri ada 16 ruang belajar dan dengan berjalannya waktu SMP Negeri 2 Malang sudah memiliki 27 ruang kelas belajar dan 15 ruang pendukung Kegiatan belajar Mengajar.

Dengan sarana prasarana yang telah mencukupi maka SMP Negeri 2 Malang sejak tahun pelajaran 2004/2005 masuk pagi seluruhnya.
SMP NEGERI 2 MALANG termasuk SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN) dng. No. 960/C3/Kp/2005 Ttg. Penetapan Sekolah Menengah Pertama Standar Nasional th. Anggaran 2005

Keadaan Fisik Dan Perkembangan SMP 2 Malang

Keadaan Tanah
Kepemilikan Tanah : Pemerintah/yayasan/pribadi/menyewa/menumpang*)
Status Tanah : SHM/HGB/Hak Pakai/Akte Jual Beli/Hibah*)
Luas Lahan/Tanah : 11.220 m2
Luas Tanah Terbangun : 4.233 m2
Luas Tanah Siap Bangun : 2.000 m2
Luas Lantai Atas Siap Bangun : 254 m2
Sisa lahan kosong dimanfaatkan untuk :
a. Lapangan Upacara sekaligus sebagai Panggung Terbuka dan Lapangan Volley Ball I
b. Lapangan Volley
c. Lapangan Bask
d. Tempat Parkir Kendaraan Guru dan Siswa
e. Kantin
f. Taman
g. Apotek Hidup

Keadaan Fisik Dan Perkembangan SMP 2 Malang

Keadaan Tanah
Kepemilikan Tanah : Pemerintah/yayasan/pribadi/menyewa/menumpang*)
Status Tanah : SHM/HGB/Hak Pakai/Akte Jual Beli/Hibah*)
Luas Lahan/Tanah : 11.220 m2
Luas Tanah Terbangun : 4.233 m2
Luas Tanah Siap Bangun : 2.000 m2
Luas Lantai Atas Siap Bangun : 254 m2
Sisa lahan kosong dimanfaatkan untuk :
a. Lapangan Upacara sekaligus sebagai Panggung Terbuka dan Lapangan Volley Ball I
b. Lapangan Volley
c. Lapangan Bask
d. Tempat Parkir Kendaraan Guru dan Siswa
e. Kantin
f. Taman
g. Apotek Hidup